Delusi Kejayaan Masa Lalu

Tulisan Sam Alfian Yusuf Helmi di Grup FB Kagama

Penyakit orang-orang tua dr jaman dulu… 😅

Melihat komik di bawah, saya jadi terusik dan ingat ceramah seorang Ustadz beberapa hari lalu. Dalam ceramah itu, beliau menyebutkan bahwa “Dunia semakin rusak, sebentar lagi kiamat. Moral manusia semakin bobrok. Jaman dulu, anak kalau disuruh orang tuanya pasti manut.”

Lalu beliau memberi contoh :

“Lee… tukokno kopi neng warung..!
Enjih pak…
Langsung mangkat.”

“Jaman saiki wes bedo.
Lee tukokno kopi neng warung..!
Mangkato dewe paak…aku lagi sibuk nyerang…
Karo menceti hape dolanan mobile legend…hahaha”

Canda beliau diikuti tawa sebagian jamaah.

Saya berpikir, apakah benar dunia sekarang itu lebih rusak dari jaman dulu? Apa benar moral manusia itu lebih bobrok dari masa lalu? Atau apa ini cuman penyakit orang tua-tua? Hanya delusi seakan-akan saat dia kecil dunia itu serba sempurna dan baik… Tentunya buat sebagian kita, di masa kita kecil dunia ini terasa indah. Maiiin saja kerjanya ga pernah pusing bayar utang… hehehe… 😂

Jika kita sedikit merenung, dunia saat ini ada sisi lebih baik dari masa lalu. Angka kematian semakin turun, karena kemajuan pengobatan, ekstensifikasi pangan dan sanitasi yang lebih maju. Hal ini terbukti dengan populasi manusia meningkat pesat. Tidak seperti masa abad kegelapan dimana black death (penyakit pes) membinasakan 30% penduduk Eropa saat itu.

Kemajuan teknologi membuat hidup lebih mudah, perjalanan lebih cepat, komunikasi lebih lancar di berbagai penjuru dunia. Semakin terbukanya informasi, juga membuat tingkat melek huruf dan pengetahuan umum meningkat, walaupun belum tentu manusia menjadi lebih jenius karenanya.

Okey, mungkin ada yang berargumen itukan hanya fisik saja, moralnya tetap saja bobrok. Ambil contoh perilaku seks remaja semakin merajalela sekarang. Ya bisa jadi memang demikian antar sesama remaja. Tapi saya ingat waktu kecil dulu, teman saya lulus SD sudah ada yang dinikahkan baik antar sesama remaja atau bahkan dengan orang yang jauh lebih tua. Selingkuh tetap saja terjadi antar tetangga, baik dulu maupun sekarang. Walaupun lebih tertutupi karena belum ada media sosial dan netijen julid.

Lalu bagaimana dengan kekerasan dan kekejaman manusia kepada sesamanya? Masa lalu juga penuh hal-hal kejam seperti itu. Bahkan jaman dulu, penegakan hukum dilakukan dengan siksaan, dan eksekusinya sangat-sangat brutal. Ada yang digergaji tubuhnya jadi dua, ada yg ditarik kuda badannya sampai terbelah empat, dan macam-macam kekejaman lainnya.

Penegakan hukum sekarang lebih memperhatikan kemanusiaan. Walaupun harus diakui tidak seluruhnya baik sempurna, tapi minimal sudah sangat jarang terjadi eksekusi di depan umum.

Lalu bagaimana kesimpulannya apakah memang masa sekarang lebih bobrok dari masa lalu? Menurut saya pribadi sama saja, sesuai ciri jamannya. Banyak hal-hal yang memang lebih baik, namun banyak pula hal-hal yang lebih buruk.

“History repeats itself.” Sejarah selalu berulang, walau dalam tiap masa mungkin metode dan alatnya berbeda-beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *