Kopdar 22 Maret 2008 di Solo

Berawal dari gagasan yang berkecamuk di mailing list, keluarga Didik-Dewi mengundang alumni yang tinggal di Solo dan sekitar (rodo adoh, sampe Semarang) untuk kumpul di rumah ortu Didik, Kentingan-dekat kampus UNS. Yudi & Fam yang sudah monga-mangu.. berangkat-tidak-berangkat-tidak… akhirnya nyampe juga di Kentingan meskipun telat. Untunglah masih kebagian sego liwet masakane tanggane Dewi.

Salah satu rembugan yang agak serius adalah rencana reuni pada H+4 Lebaran tahun ini (jatuhnya 5 Oktober 2008). Kebetulan pak Ketua (Udi Maadi) -entah bagaimana ceritanya- bisa memperoleh copy absensi kelas 3 tahun 1981 yang akan menjadi basis “nglumpukne balung apisah”. [Hebat juga, ya.. arsip absensi 27 tahun yang lalu masih tersimpan di SMA kita].

Continue reading “Kopdar 22 Maret 2008 di Solo”

Surat An-Nas (Manusia)

Surat 114, 6 ayat, diturunkan di Makkah

Bismillaahirrahmaanirrachiim.

Qul a’uudzu birabbinnas, [Katakanlah, “Aku berlindung kepada Pemelihara manusia”]; Malikinnaas, [Penguasa manusia]; Illaahinnaas, [Tuhan manusia]; Min sharril was waasil khannaas, [dari kejahatan bisikan dari si pengintai peluang]; Alladzii yuwas wisufii suduu rinnaas, [yang membisikkan dalam dada manusia]; Minal jinnati wannaas, [dari jin dan manusia].

Dalam Al Qur’an surat yang terakhir 114 yaitu surat An-Nas disebutkan bagaimana caranya manusia berlindung kepada Allah dari gangguan sesama manusia. Saya dan Anda semua adalah manusia, setiap hari baik di kantor, di jalan, di rumah, di kampung selalu berhubungan dengan manusia.

Continue reading “Surat An-Nas (Manusia)”