Pangandikanipun Ketua Reuni 2008

Teman-teman Kasmaji 81,

Alhamdulillah, akhirnya reuni akbar pertama Kasmaji 81 terlaksana dengan lancar di Palm Resto Solo, Jumat 3 Oktober jam 18.30 – 23.00. Seperti yang telah disampaikan saat reuni, tema pertemuan kita kali ini adalah temu kangen, kangen2an dan tentu saja ada yang kangen beneran, hehehe… Waktu reuni ada 3 MC: Joko Raharjo (Rojer), Ully, Anto. Terima kasih atas kesediaannya mengawal acara.

Kepada semua rekan yang telah menyempatkan diri hadir pada pertemuan tersebut saya ucapkan terima kasih, juga kepada panitia langsung maupun tidak langsung, yang telah mendukung kelancaran acara tersebut. Selain itu, ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada para donatur yang telah membantu, yang insya Allah donasi tidak hanya digunakan untuk reuni maupun bingkisan kepada guru-guru kita pada penyelenggaraan  kemarin saja, tetapi juga untuk program-program selanjutnya.

Sebelumnya, kita telah membagikan bingkisan kepada 21 orang guru periode 1978-1981. 4 orang guru sudah tidak berdomisili di Solo maupun sekitarnya dan 18 orang guru telah meninggal.

Secara umum, reuni berlangsung lancar dan gayeng, sak gayeng-gayenge. Beberapa teman hadir khusus untuk acara tersebut, misalnya Budi Karyanto dan Agus Susanto, yang datang Jumat sore dan pulang ke Jakarta hari Sabtunya. Ada beberapa teman yang sudah nyaris hadir, tapi tiba-tiba ada keperluan keluarga yang tidak bisa ditunda, seperti Agung Astuti dan Uddin. Namun, berkat doa teman2 semuanya, pertemuan berjalan sesuai keinginan kita bersama.

Buat teman-teman yang gak bisa hadir, ini sekedar info acarane.

Acara dimulai sejak kehadiran peserta. Anto sudah siap di depan nyegat teman-teman supaya setor muka, difoto satu-persatu. Untung fotone dadi kabeh, eh Banu koyone nggak kefoto ya, mungkin karena datang duluan sebelum tukang foto. Untungnya Banu ngasih sambutan mewakili Udi yang nggak bisa hadir karena mertuanya sakit, dadine ono fotone.

Acara selanjutnya memang dijarke, ben podo bebas ngobrol sana-sini. Selanjutnya pak ketua reuni ambil waktu sebentar nggo manggakke lan sedikit cerita mulo bukane reuni bisa dilaksanakan, dilanjutkan Banu, mewakili Udi.

Acara berikutnya adalah penayangan foto dan daftar nama guru2 dan teman2 yang telah mendahului kita, dilanjutkan dengan doa oleh Mustadi. Lampu-lampu dipadamkan, sehingga acara doa menjadi lebih khusyuk. Foto-foto close up peserta reuni & lainnya sekarang dalam perjalanan ke Semarang untuk diolah sama Yudi, mudah2an bisa segera tayang.

Selanjutnya ada acara bethek’ an, ini sekedar untuk menggali ingatan masa lalu, yang bisa njawab dapat hadiah.  Acara disambung dengan pemberian award diantara kita sendiri, contone, sing menikah dengan teman seangkatan (harusnya 5 pasang dari IPA, tapi yg datang cuma 3 pasang, ada yang datang sendirian, dan yang gak datang 1 pasang). Kalau dari IPS, katanya ada sepasang, tapi gak hadir.

Award juga diberikan kepada teman yang ulang tahunnya sama dengan pasangannya, juga yang sudah punya cucu (ternyata ada eyang Untiek dan  eyang Hani). Sekalian ralat, Hani itu pakai baju kuning waktu reuni, bukan yang pakai baju jambon di foto yang bareng sama Faris (itu Vidda, beliau masih single). Vidda ini teman sekelas Priatmadji waktu SMP, ada juga Maryanto (masih inget Pri?). Masih ada penghargaan2 lain.

Acara juga diselingi dengan nyanyi barengan lintas kelas, siapa aja yang bersedia, perempuan semua. Rini dan Himawan juga nyanyi solo. Sayange Diah gak jadi nyanyi, pemain keyboardnya gak bisa lagunya Diah… wah, sayang. Lain waktu tampil ya. Acara foto per kelas juga ada. Kalau barengan, secara teknis rodo susah.

Di luar acara yang melibatkan peserta, aku nelpon bu Marfuah sekitar jam 20.30. Beliau dengan semangat menyambut telepon dan berkomunikasi dengan aku & Ully yang mewakili teman-teman semua.

Berdasarkan buku tamu, menurut Yudi ada 90-an orang yang hadir. Di luar itu masih ada yang datang awal maupun belakangan tapi nggak ngisi buku tamu, misalnya Windu, KBI, … (tulung dikoreksi Yud). Jumlah itu termasuk teman-teman IPS yang menurut Kurie (ketua paguyuban IPS) ada 22 orang.

Acara ‘diselesaikan’ jam 23.00, soalnya resto sudah tutup, malah seharusnya jam 22.00. Tapi ‘acara’ ngobrol masih berlanjut di parkiran, sampai parkiran pun sudah digelapkan. Malah beberapa teman masih nyambung dengan acara wedangan sampai dini hari… wah, jan.. mestine tambah guayeng.

Atas nama pribadi, saya mohon maaf atas semua kekurangan-kekurangan dalam acara kemarin. Atas nama panitia kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah memberikan dukungan hingga terselenggaranya acara reuni ini. Foto-foto sebagian sudah selesai diedit, tunggu kabar selanjutnya. Tapi bagi yang sudah ada stocknya, monggo ditayangkan.

Tentunya, tak ada gading yang tak retak. Atas nama panitia, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam pelaksanaan reuni ini. Sampai jumpa lagi dalam pertemuan-pertemuan berikutnya.

Wis rodo kemeng drijine, mengko disambung neh critane mengenai undangan pertemuan dengan teman2 IPS, Sabtu 4 Oktober.

>

Wassalam,
Mewakili teman-teman panitia,

Didik Rusdarmaji