Buka Arsip “Agenda Akhir 2007”

udiIni file lama, hasil pertemuan Tahun Baruan Pra Musda di rumah Didik. Yang hadir waktu itu –tentu selain shohibul bait Didik dan Dewi– ada Himawan, Banu Wimbadi, Hermawan KB, Udi Maadi, Sapto Prajoga, Ully dan Candra.

Arsip lama ini sudah ada di file arsip milis, namun kembali dibuka karena ada usulan Program S3 dari Didik. Beberapa point yang disepakati dalam pertemuan akhir 2007 itu adalah :

Kesepakatan yang dicapai :

  • Bentuk organisasi: PAGUYUBAN
  • Kepengurusan: Ketua, Wakil Ketua/Sekretaris, Bendahara & Koordinator Wilayah
  • Koordinator Jogja: Niken Iriani
  • Koordinator Jatim: Diah Karmiati
  • Buka rekening Bank untuk nampung sumbangan rutin & insidentil (BCA ? Mandiri ?)
  • Pemegang rekening sekaligus Bendahara: Tuti (Budiastuti)
  • Iuran SUSUTANTE tapi mengikat: Rp. 25.000/bulan dimulai Januari 2008
  • Realisasi segera kegiatan: sekecil apapun, sesederhana apapun
  • Database disempurnakan secepatnya

Usulan Program Jangka Pendek

  • Menyepakati kepengurusan
  • Buka rekening an. Budiastuti di BCA & Mandiri
  • Anjangsana kepada para Guru & Sekolah
  • Anak Asuh
  • Program Peduli
  • Reuni

 

Target Kinerja

  • Menyepakati kepengurusan
  • Rekening On Board Max. Akhir Januari 2008
  • Anjangsana Ke Sekolah & Guru Maret/April 2008
  • MUSDA pada Juni/Juli 2008

4 Replies to “Buka Arsip “Agenda Akhir 2007””

  1. Komentar singkat dariku: mohon maaf nih. Keberatan dengan istilah yang mengarah ke kata-kata “tak senonoh” di atas

  2. He…he… ‘keberatan’ diterima… lha wong kita dulu itu diskusinya juga berusaha untuk ’ringan dan santai’saja kok…

    Kalau waktu itu ada istilah yang ’aneh’, seperti SUSUTANTE iku ojo diartikan macem-macem. Iku artine SUmbangan Sukarela TANpa TEkanan (partai politik, ideologi, keluarga, sedulur, tetangga de-el-el) apapun…ya itu salah satu efek dari ’ringan dan santai’ itu…. gitoe loh Yu. 😀

    Salam
    bewe

  3. Hi..hi.. aja dilebokke neng ati, ya…(ning yen mlebu kuping kiwo ya ojo ditokne kuping tengen..).

    Istilah kuwi wis menginternal dimana-mana. Candra, aku ugo memprotes istilah iki neng kantore mas-mu Depdagri tahun 2000-an lalu..Eee ternyata sih kanggo neng kene (wis kadaluwarso, ah!).

    **Haryanti sing lagi sok alim**

  4. Saka agenda kuwi wis diinventarisir maneh durung endi sing wis klakon/durung? Biasane ana planning akhire mesti ana controlling/evaluating(haa .. sok teori but klasik). Nu, biasane sing sambat kabotan ki marga kegeden apa ya? Ning embuh lho wong aku ya ora ngerti/apal. Nuwun sewu lho jeng Har, mbok bilih makaten. Yen kleru ya diijolke wae…

Leave a Reply to bEwE Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *