Kopdar Rumkit

isnu1Kabar bahwa Isnu Handoyo (eks 3 IPS1) sedang rawat inap di Rumkit Elisabeth Semarang diperoleh dari informasi Faris di blog comment tempo hari. Aku japri ke Vidda menjalur informasi ini dan ngajak bezoek Isnu. Japri dibalas telpon, ternyata bankir kita yang manis ini (mengutip Didiet, lho) ada  janjian sama teman-teman kantornya mau fitness dan berenang di Horison. Wah, sempat ragu-ragu… enake ngancani Vidda berenang opo bezoek, yo? 😀

Kebetulan rumkit itu hanya sekitar 5 menit dari rumahku, dan dari bagian informasinya rumkit (per telpon), Isnu ada di kamar Fransiskus nomor 9. Oh, yo.. ngerti nggone aku. Bar maghrib aku njujug ke Fransiskus… lho, kok nggak ada nama Isnu? Mbalik ke meja suster jaga dan dicek ke komputernya.. “Bener kok, pak. Bapak Isnu di Fransiskus 9,” kata suster.

Blaik! Ilang neng endi, pasien siji iki?

.

.

isnu2Kembali ke Frans 9, saya tanya keluarga pasien di situ. Ternyata Isnu sudah pindah ke Ruang Angela. Wah, sekaliber Rumkit Elisabeth kok bisa “kehilangan” pasien gitu, yah?

Akhirnya, sampai di ruang Angela dan tanya suster jaga… bener, pak Isnu di Angela 71. Ketuk pintu, yang keluar bu Isnu. “Sinten, njih?” “Cleaning service, bu! …eh, sanes, kula kancanipun pak Isnu wekdal SMA.”

Baik Isnu maupun saya, sakjane yo durung nate srawung.., baik semasa SMA maupun setelah sama-sama tua. Tapi, setelah menyusun “puzzle pertemanan” akhirnya malah banyak cerita yang nyambung. Misalnya, Isnu ternyata tinggalnya di Solo Baru.. lho, aku kan juga di sana tapi beda sektor. Lalu, Isnu adalah GM Bank Danamon di Solo. Berarti kenal karo Jose Puglisi? Saiki salah satu Vice President Bank Danamon. Kuwi juniorku pas neng asrama realino.  Atau bahkan yang simpel-simpel saja… “kok iso ngerti aku opname neng kene soko sopo? Isnu mung ngabari Budi.. mungkin Budi menjalur informasi ke Faris, terus Faris entuk downline Yudi… (lho, kok malah MLM..) 😀 Jaman internet ngene, informasi pancen wus.. wus.. wus, langsung sumebar.

Isnu minta tolong dikabarkan, kondisinya sudah baik. Batu ginjalnya sudah diambil (ada yang mau koleksi?  Ora ding, mestine yo wis hancur ditembak laser). Dan mungkin 1-2 hari ini sudah bisa balik ke Solo. Duabelas tahun yang lalu juga pernah operasi yang sama.  Maka pesannya, terutama buat teman-teman yang kerjanya banyak duduk, jangan lupa banyak minum air putih (drinking water wae… aja Sprite atau Mizone). “Salam nggo kanca-kanca, ya!” jarene.

Sebelum pamit, Isnu tak sensus dhisik, melaksanakan amanat founding father Kasmaji untuk nglumpukne balung pisah. Putrane Isnu loro, sing mbarep cowok wis sarjana (Kasmaji juga) dan sudah bekerja, adhine, cowok juga (koreksi dari Faris),  isih SMA neng Warungmiri. Data lain saya masukkan database group.

Seperempat abad ora tau ketemu, kok ketemu pisan neng rumkit. Ndang sehat, Is…  suk ketemu maneh neng lapangan tenis opo padang golf, yo!

4 Replies to “Kopdar Rumkit”

  1. bravo Yud !

    Mungkin di jaman sekarang sudah tidak banyak orang yang seperti njenengan, atau juga seperti kita2 di kasmaji81 ini : melakukan hal2 baik tanpa pamrih.. Jadi ingat wejangane Nabi Muhammad saw : “kalau ingin dilonggarkan rejekimu, maka sambunglah tali silaturahim…”

    Dan anda berhasil, meskipun sempat bimbang : mau bezoek pak Isnu atau mau nemenin Vidda berenang? 🙂 Kalau bisa ya dua2nya, tinggal ngatur waktunya… Nanti alesan sama bu Yudi : ada urusan di Kasmaji 81..

    Salam, buat ….. Vidda tentunya!

  2. @Didit. He..he. gojegan kok, Dit. Vidda malah ketoke lali/durung ngerti Yudi kuwi sing endi. Opo maneh kok arep ngajak “kopdar berenang” 😀
    @ Faris, maturnuwun koreksinya. Di naskah sudah saya ubah.
    @ Vidda, ayo muncul.. maringi komentar dhewe atau halo-halo di milis. Kancamu akeh, lho… temasuk sing alumni SMP 1.

  3. Buat rekan Isnu, saya turut bersyukur atas kesembuhannya. Nyuwun ngapunten ora sempat bezoek karan lagi krungu kabare. Semoga sembuh sesembuh-sembuhnya dan sehat senantiasa, Amin.

Leave a Reply to Didiet Priatmadji Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *