Setyo “Yoyok” Budiarto Wafat

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un

Telah berpulang ke Rahmatullah suami/bpk kami tercinta:

Raden Setyo Budiarto (56 tahun).

Pada hari Selasa, tgl 22 Agustus 2017 pukul 19.45 WIB. Jenazah akan dimakamkan hari Rabu 23/8/2017, berangkat dari rumah duka di Gemahan RT 02 Ringinharjo, Bantul DIY pukul 14.00. Kami mohon maaf apabila semasa hidupnya almarhum memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tidak.

Kami yg berduka: Dyah Yuniarti (istri), Rr. Rachma Amalia Putri (13 th/anak), Rr. Sarah Aliyya Permata (9th/anak), R. Rahadian Virendra Cetta (6 th/anak)

Broadcast menjelang tengah malam (23.07) kami terima dari rekan Basuki “Merdeka” yang mengabarkan berita duka wafatnya rekan Yoyok (eks 3 IPS 2). Beberapa waktu sebelumnya, Yoyok sempat dirawat di rumah sakit karena serangan jantung. Beberapa teman di Yogya sempat bezoek di RS Sarjito Yogya (07/08/2017) untuk memberi semangat.

Kehadiran Yoyok dalam pertemuan komunitas Kasmaji81 yang sempat terekam adalah saat Reuni 35 tahun kelulusan, di Diamond Solo Convention Center, 9 Juli 2017.

Yoyok meninggalkan seorang istri dan 3 anak yang relatif masih kecil. Amalia kelas 2 SMP, Aliyya kelas 4 SD, dan si bungsu Rendra masih TK. Marilah kita panjatkan doa untuk almarhum,

Allahumagh firlahu warhamhu wa aafihi wa’fuanhu

Semoga Almarhum Husnul Khatimah, diampuni dosa dan kesalahannya, diterima amal ibadahnya. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran.

Aamiin Ya Robbal Alamin

Riatmo & Juliati Silver Wedding Anniversary

Riatmo Nitidiharjo (eks 3 IPA2) dan alumni FT UGM Jurusan Arsitektur, tanggal 15 Agustus 2017 merayakan ulangtahun ke-25 pernikahannya dengan Magdalena Juliati. Riatmo “Momok” membuat beberapa sekuel foto menyandingkan dokumentasi saat mereka menikah dengan foto masa kini. Gaya dan sudut pengambilannya juga dibuat mirip saat mereka berfoto 25 tahun yang lalu. 

Nandhitya Rumambi

klik pada gambar untuk memperbesar

Sosok pemuda berprestasi yang kami sajikan dalam tulisan ini adalah Nandhitya Rumambi.

Pemuda kelahiran 18 Oktober 1993 ini memiliki segudang aktivitas terutama di bidang olahraga. Sejak duduk di bangku sekolah dasar ia mengikuti les privat renang. Namun waktu menginjak sekolah menengah pertama ia beralih ke cabang olahraga beladiri dengan bergabung dalam club taekwondo, dilanjutkan dengan berlatih aikido sewaktu sekolah menengah atas. Saat ini mahasiswa semester IX Fakultas Ekonomi UNS jurusan Manajemen ini menekuni cabang beladiri Muay Thai.

Putra semata wayang pasangan Agung Rumambi dan Diani Damayanti (Kasmaji 81 eks 3 IPS 2, dp) yang beralamat di Perum Griya Yasa Blok A-8 RT 01 RW 09 Gentan Baki Sukoharjo ini memiliki segudang prestasi, antara lain:

    • Juara 2 Tui Shou-Tai Ji (kelas 65 kg) Solo Open Cup 2015
    • Juara 3 (Gulat (kelas 71 kg) Kejurda Jateng 2015
    • Juara 1 MMA Amatir (kelas 71 kg) Born to Fight Night National Championship 2015 – Professional event
    • Juara 1 Jiu-Jitsu se eks-Karesidenan Surakarta – Univet Open 2016
    • Juara 1 MMA (kelas 70 kg( National Indonesia Open Cup Han Championship 2016 (Walter Weight Division)
    • Juara 2 Sambo (kelas 68 kg) Kejernas Menpora Cup 2016
    • Juara 1 Muay Thai (kelas 70 kg) Indonesia Open Cup Han Olympic Day 2017]

Di samping sibuk merampungkan studi di perguruan tinggi, sosok pendiam dan ramah ini tergabung dan menjadi atlit andalan di club Muay Thai Han Academy – Solo.

Nandhit in action dan foto perolehan medali atas prestasinya (sumber foto)

Ayah bundanya Nandhit, Diani Damayanti dan mas Agung Rumambi


Naskah dikutip dari Majalah “PESONA SOLO” Edisi Agustus 2017
Maturnuwun untuk Gatot Sudarmasto, Redaktur Pesona Solo

WhatsApp chat