Dokter Annisa Marsha Evanti

marsha2Lulus cepat dan dengan predikat terpuji (cumlaude), itulah dokter Annisa Marsha Evanti, putri mbarep Kusworo dan Rora, yang tanggal 24 Januari 2015 lalu telah dilantik dan disumpah sebagai dokter. Marsha adalah kelompok pertama di angkatannya yang telah dilantik menjadi dokter. Saat wisuda sebagai S.Ked pada tahun 2013, Marsha juga kelompok pertama juga dengan predikat cumlaude…. Super sekali…! (y) Saat ini Marsha masih menunggu penempatan sebagai dokter internship selama 12 bulan sesuai dengan peraturan pemerintah.

Kalau catatan saya tidak salah, Marsha adalah dokter kedua dalam keluarga besar Kasmaji81, setelah Kiki Putri (anaknya Gandung Winarto) yang saat ini sedang melanjutkan program dokter spesialis.

Semoga lancar dan sukses program internshipnya, dokter Marsha (pesen buat bapak ibunya Marsha…. ndang cepet mantu yo, Ing and Rora… 🙂 )

marsha

dokter Marsha bersama ibunda dan eyang putri

Berpulang ke Rahmatullah : Mochammad Waladi

Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un

Telah berpulang ke rahmatullah, rekan kita

MOCHAMMAD WALADI

pada hari ini, Selasa, 13 Januari 2015 pukul 04.00. Jenazah akan dimakamkan hari ini, dari rumah duka di Depok Jaya, Depok-Jawa Barat.


10922386_718126181642428_4393992762461329219_oWaladi selama bertahun-tahun telah berjuang dengan penuh semangat untuk mengatasi kelemahan fisiknya akibat gagal ginjal. Seminggu dua kali Waladi melakukan hemodialisa (cuci darah). Almarhum Muhammad Waladi meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Anak pertama telah lulus S2, sudah berkeluarga dan telah dikaruniai seorang cucu. Sedangkan anak kedua seorang putri yang saat ini sedang kuliah di Prodi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Ciputat (kebetulan sengkatan dan sekampus dengan mbarepnya Nuniek di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan). Waladi wafat dalam usia 53 tahun, beberapa hari setelah ulangtahunnya (lahir 25 Desember 1961).

Banyak kenangan mengenai almarhum, baik dari teman-teman Kasmaji, alumni SMP 10 lulusan 1977, maupun almamaternya di FT Jurusan Teknik Sipil UGM. Di SMA Waladi aktif di kegiatan kerohanian Islam, bahkan menjadi satu-satunya siswa yang sudah berani khotbah Jumat di aula sekolah. Ketika SMA keluarganya tinggal dengan sangat sederhana di rumah berdinding kayu berlantai tanah di daerah Gedogan, dekat Sriwedari. Setamat SMA, Waladi melanjutkan studi ke FT Jurusan Sipil UGM dan cukup sukses dalam karir sebagai konsultan sipil dan telah menjalankan ibadah haji.

page1
Suasana di rumah duka. Niken mewakili teman-teman Kasmaji81 menyampaikan salam duka kepada keluarga (alm) Waladi
page2
Hujan deras mengiringi pemakaman jenazah
page3
Beberapa teman sempat bertakziah ke rumah duka, Nunik Arunika, Luluk, Candra, Mustadi, Banu, Majey, Iing Koesworo, Putut, namun tidak sampai mengantar ke pemakaman karena cuaca.
10904077_718464834941896_3649704316848984203_o
Imam Subarkah, Edi Meiyanto beserta Niken, dan M. Qodri juga hadir di rumah duka

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ mudkhalahu waghsilhu bilmaa`i wats tsalji wal baradi wa naqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadla minad danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabil qabri au min ‘adzaabin naar.
 
Ya ALLAH, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan ma’afkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya,lapangkan kuburnyak, bersihkanlah ia dengan air, salju dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau telah membersihkan pakaian putih dari kotoran dan gantilah rumahnya di dunia dengan rumah yang lebih baik di akhirat serta gantilah keluarganya di dunia dengan keluarga yang lebih baik dan pasangan di dunia dengan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surgaMu dan lindungilah ia dari siksa kubur atau siksa api neraka.

WhatsApp chat