Renungan Jumat oleh Mustadihisyam
.
Ada kata-kata yang sering diucapkan orang khususnya orang Jawa, bahwa sering kali menyebut kalau dirinya sebagai “kawulaning Gusti” (hamba Allah). Sekiranya kita perhatikan, ada beberapa ciri-ciri orang yang layak disebut kawulaning Gusti. Salah satunya adalah seorang suami yang selalu berdoa kepada Tuhan:
” Rabbana hablana min aswajina, wadzuriyatina qurrata’ayun waj’alna lil muttaqina imamaa ”
Ya.. Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami ini, dari istri dan anak turun kami sebagai cahaya matahati kami (penyejuk hati kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa kepadaMu.
Doa ini mengandung arti yang sangat dalam sekali bagi seorang suami. Istri adalah segalanya dalam rumah tangga, mempunyai fungsi yang sangat luhur di hadapan suami, bukan sekedar konco sare atau kemul turu. Sehingga seorang suami yang mengaku dirinya sebagai kawulaning Gusti senantiasa tak henti-hentinya memohon kepada Tuhan semoga istri ini menjadi penyejuk hati, tamba sumpeking ati, memberikan kedamaian dalam hidup ini.



