Waktu Didiet dan keluarga tour de Java saat liburan akhir tahun lalu, mereka mampir membeli dawet Bu Dermi di Pasar Gede, Solo. Tapi keinginan menikmati langsung di lokasi terganggu karena “bau khas pasar” yang tidak sedap, apalagi bagi yang jarang sobo pasar. Ciri khas pasar tradisional yang becek, bau, dan tidak tertib inilah yang sedang diperbaiki oleh pemkot Solo.
Sementara itu, “gerakan modernisasi pasar tradisional” yang dilakukan pak Jokowi, walikota Solo sudah banyak yang terlaksana bahkan menjadi proyek percontohan nasional (salut untuk pak Jokowi!). Setelah Pasar Klithikan, Nusukan, Widuran, dll. berikut ini kutipan dari SM hari ini (28/01/09), yang mungkin akan membuat pangling teman2 yang lama tidak melewati Pasar Gading.



