Seuntai Doa di Pagi Hari

[Pengantar] Banyak artikel bagus beredar secara broadcast di media sosial. Mungkin telah Anda tandai pula sebagai starred message(s) di WhatsApp. Kami mengumpulkannya dalam satu kategori “Brodkes Sosmed” agar memudahkan saat ingin membaca kembali.

Yaa Allah…
Yaa Rahman…
Yaa Rahim…

Bila hari ini masih menjadi bagian hidup kami…
Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk menjalaninya…

Bila kelopak mata kami masih dapat terbuka…
Bimbinglah penglihatan kami untuk senantiasa melihat kebaikan dan kebenaran…

Bila mulut kami masih diizinkan berucap…
Tuntunlah agar senantiasa mengatakan kejujuran…

Bila kaki kami masih diberi kemampuan untuk melangkah…
Hantarkanlah ke tempat-2 yang menjadi ibadah kami…

Bila tangan kami masih dapat digerakkan…
Gerakkanlah untuk memberikan kebaikan bagi orang lain…

Bila Matahari masih diperkenankan menyentuh raga ini…
Sempurnakanlah cahaya-nya di pagi hari untuk menyehatkan tubuh kami…

Bila udara masih menjadi bagian dari nafas kami…
Lapangkanlah rongga dada ini untuk menghirupnya…

Bila dari rezeki yang diturunkan di muka bumi ini masih ada bagian haq kami…
Datangkanlah dalam jumlah yang banyak bagi kami, yang halalan thoyiban dari segala arah…
Agar kami dapat memberi manfaat bagi orang lain yang membutuhkan…

Yaa Allah…
Yaa Rabb…

Bila keluarga dan saudara-2ku disini masih diperkenankan mewarnai kehidupan kami…
Jadikanlah mereka sebagai warna-warni yang penuh keindahan, penuh kasih sayang, rukun dan damai selalu…

Angkat dan hilangkanlah segala penyakit keluarga dan saudara-2ku ini…
Gantikanlah dgn kesehatan yang sempurna…

Serta berikanlah sisa usia yang penuh manfaat dan barokah…

Yaa Allah…

Dengan segala yang telah diperlihatkan pada kami untuk menjadikan ini semua sebagai pelajaran hidup kami…

Karuniakanlah kepada kami, sejak hari ini sampai Kau utus malaikat-Mu untuk mengangkat ruh ini dari jasad kami…
Dengan Limpahan Nikmat dan Kasih Sayang-Mu…

Di akhir hayat kami, kami mohon karunia-Mu untuk husnul khatimah…

Aamiin..


*Diteruskan kembali oleh Sinung Prastowo – Grup WA Kasmaji81 (11/08/2016) dari kamar sebelah (sumber dan nama penulis tidak disebutkan). 

Paseduluran Grup WhatsApp

[Pengantar] Banyak artikel bagus beredar secara broadcast di media sosial. Mungkin telah Anda tandai pula sebagai starred message(s) di WhatsApp. Kami mengumpulkannya dalam satu kategori “Brodkes Sosmed” agar memudahkan saat ingin membaca kembali.

Allah mempertemukan kita untuk satu alasan..

Entah untuk memberi atau untuk menerima…

Entah untuk belajar atau untuk menyampaikan..

Entah untuk bercerita atau untuk mendengarkan..

Entah untuk sesaat atau untuk selamanya..

Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya untuk sekadarnya..

Semua tidak akan ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan.

Hidup kita saling mengisi.
Jikalau ada perbedaan, itu adalah hal yg biasa..
Tak perlu diperbesar dan jangan jadi perpecahan sehingga memutuskan tali silaturrahim ygan sudah terjalin.

Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas doa-doa saudara kita sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas doa-doa kita.

Jika sudah menjadi takdir Allah, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer jauhnya, kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan “Ukhuwah”.. ??

Semoga Group ini semakin kuat & solid seiring dgn doa-doa kita bersama.

Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada. Tetapi para Nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka”

Seorang Sahabat bertanya :

“Ya Rasulullah, beritahukanlah kepada kami, siapa mereka yg di maksud itu? Agar kami bisa turut mencintai mereka” .. ujar para sahabat.

Lalu Rasulullah SAW menjawab : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai, mengasihi dan menyayangi karena Allah SWT Tanpa adanya hubungan darah, keluarga dan Nasab di antara mereka

Semoga tali Silaturrahim, persahabatan dan persaudaraan kita dalam Grup ini, termasuk ke dalam golongan yang di Ridhoi serta diberkahi oleh Allah SWT.
Aamiin ……


*Diteruskan kembali oleh Zainuddin Subagyo – Grup WA Kasmaji81 (11/08/2016) dari kamar sebelah (sumber dan nama penulis tidak disebutkan). 

The Secret of Life

[Pengantar] Banyak artikel bagus beredar secara broadcast di media sosial. Mungkin telah Anda tandai pula sebagai starred message(s) di WhatsApp. Kami mengumpulkannya dalam satu kategori “Brodkes Sosmed” agar memudahkan saat ingin membaca kembali.

Rahasia Kehidupan?

  • Saat kita memberi » kita akan menerima.
  • Saat kita menolong org lain » pada saat yang sama kita sedang menolong diri sendiri.
  • Apa yg kita lakukan utk orang lain, sebenarnya kita sdg melakukan utk diri kita sendiri.

Inilah rahasia kehidupan yg tersembunyi bagi banyak orang. Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran ini, tapi karena mereka tidak mempercayainya. Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada memberi, lebih suka ditolong daripada menolong. Hidup hanya berpusat kepada diri sendiri.

Αda ilustrasi menarik :

Seoramg buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari. Tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu. Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya. Supaya tidak penasaran, pria itu bertanya, “Mengapa anda berjalan membawa lampu?”

Orang buta itu menjawab, “Sebagai penerangan.”

Dengan heran pria itu bertanya lagi, “Tapi.. bukankah anda buta & tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?”

Orang buta itu tersenyum sambil menjwb, “Meski saya tidak bisa melihat, orang lain melihatnya. Selain membuat jalanan menjadi terang, hal ini juga menghindarkan orang lain untuk tidak menabrak saya.”

Di saat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu utk diri kita sendiri. Kita diingatkan utk tidak jemu-jemu berbuat baik. Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkah, berkelimpahan dan bahagia.

Meski demikian, rahasia kehidupan ini tersembunyi bagi orang-orang yang egois, kikir, pelit dan melakukan sesuatu berdasarkan apa yang menguntungkan bagi dirinya sendiri.

“APA YANG KITA LAKUKAN UNTUK ORANG LAIN, SUATU SAAT PASTI AKAN KEMBALI KEPADA KITA.

Semog bermanfaat.  Aamiin Yra…

Have a miracle life (jangan bosan-bosan untuk mengaplikasikan, yaa)


Diteruskan kembali oleh Ira Sumarah – Grup WA Kasmaji81 (10/08/2016) dari kamar sebelah (sumber dan nama penulis asli tidak disebutkan). 

WhatsApp chat